Podcast MariBerjudi – dari Kami Bertiga

Iya, saya punya podcast! Tapi bukan milik saya sendiri, podcast ini merupakan milik kami bertiga. Saya, Kak Cici (Cici Riesmasari) dan Kak Diduk (Dhody Hendriyanto).

Semua berawal Januari tahun ini saat kami bertemu di Setiabudi One. Rasa ingin memulai yang baru karena euforia tahun baru memang masih terasa saat itu. Lebih-lebih tampaknya kami, atau setidaknya saya, sedang mengalami kejemuan akibat rutinitas yang mulai tak nyaman. Maka dari obrolan sepulang kerja sambil ngeteh itu muncullah ide membuat podcast!

Kak Diduk, Kak Cici, dan Saya

Podcast awal tahun lalu masih tergolong media baru, belum banyak yang terjun ke media ini. Tapi kita sama-sama tau, media seperti ini pertumbuhannya pasti akan sangat pesat sekali. Sebelum akhir tahun ini saja, podcast sudah menjamur di Indonesia. Temanya pun beragam, mulai dari resensi film, obrolan keseharian, tema-tema kesehatan dan mental health, bahkan tema horor! Yang terakhir ini tampaknya cocok dengan audiens Indonesia, pendengarnya bisa ratusan ribu!

Kenapa podcast?

Agaknya kami bertiga suka hal-hal baru. Dan sama-sama jumawa merasa bahwa obrolan dan bahasan kami sehari-hari menarik bila didengarkan orang lain juga. Dari saya sendiri, sebagai seorang campaigner, podcast adalah media baru, kanal baru, yang cukup menjajikan untuk diekplorasi, Saya takar mampu menjembatani isu-isu menarik a la kami menjadi mudah dikonsumsi orang awam kebanyakan.

Kebetulan kami bertiga sama-sama pernah dan masih bekerjadi NGO. Kak Cici dan Kak Diduk pernah bekerja di humanitarian issue, bahkan Kak Cici masih bekerja di isu kesehatan hingga sekarang di MSF atau Dokter Lintas Batas, sebuah organisasi Perancis di bidang kesehatan dan kebencanaan. Sementara saya, bekerja di isu energi terbarukan setelah sebelumnya banyak berkecimpung di bidang lingkungan hidup, transportasi dan sustainable development. Kak Diduk memilih berkarir menjadi seorang trainer dan pengajar setelah lama sekali bergelut dengan Federasi Palang Merah Internasional.

Bagi kami bertiga, isu-isu yang kami bahas sehari-hari ini menarik dan penting, namun sayangnya, setidaknya dari amatan kami, sangat jarang dibicarakan di luar lingkup kami. Oleh karena itu podcast kami anggap menarik untuk menjembatani, selain sebagai “proyek ventilasi” untuk lari sejenak dari rutinitas kami masing-masing.

Kenapa namanya MariBerjudi?

Ada banyak sekali yang bertanya mengenai hal ini, bahkan sebuah komentar pernah masuk dalam direct message Instagram yang isinya merasa bahwa isi podcast kami bagus namun namanya sangat tidak mencerminkan, bahkan menjurus ke hal maksiat.

Ijinkan saya menjelaskan ya. Nama MariBerjudi sebetulnya secara harafiah adalah singkatan dari “Mari Ngobrol Bareng Cici, Juris, Diduk”, singatan dari nama kami bertiga. Namun juga mempunyai filosofi yang menarik. Buat kami saat kita ngobrol sebuah isu tertentu, kami seakan sedang berjudi. Kami bertiga punya latar belakang, perspektif dan pemikiran yang pastinya berbeda. Maka kami sedang berjudi satu sama lain. Setelah kami selesai taping sebuah obrolan, kami mendapat “kemenangan” lebih, dengan bertambahnya nilai-nilai yang didapat atau menjadi merasa “kurang’ hingga termotivasi untuk terus belajar. Begitupun dengan narasumber kami, saat kami ajak mereka mengobrol, mereka seakan sedang bertaruh mengenai value yang selama ini dipegangnya. Karena pada dasarnya hidup memang rangkaian pertaruhan.

Bagaimana bentuk podcastnya? Apa saja yang dibahas?

Bentuk podcast kami sementara ini ada 2: obrolan kami bertiga dan obrolan mengundang narasumber (bisa satu atau lebih) membahas isu tertetu dengan host kami bertiga. Pembahasannya macam-macam sekali!

Kami sudah meluncurkan 30 episode selama ini. Temanya mulai dari membahas peruntungan di tahun baru Imlek, isu-isu lingkungan hidup dan krisis iklim, kebencanaan dan kemanusiaan, transportasi publik, asal usul manusia dan sejarah, hingga isu energi!

Bagaimana proses pembuatan dan taping-nya?

Kami memulainya dengan militan dan sederhana. Dalam artian kami taping “seadanya” menggunakan alat-alat yang kebetulan dimiliki Kak Diduk dan Kak Cici. Tempat taping-pun berpindah-pindah. Kadang kami cari coffeeshop atau restoran yang cukup sepi, kadang kami rekaman di rumah Kak Cici, di apartemen teman, hingga sewa hotel murah untuk mengundang narasumber secara santai.

Alat pun hanya berbekal aplikasi di handphone ataupun tablet, microphone dan sekian banyak clip-on mic. Selanjutnya Kak Diduk melakukan proses editing dengan menggunakan beberapa tools audio.

Sementara narasumber adalah juga teman-teman kami, mereka yang bekerja, menggeluti atau punya kelebihan di isu tertentu selalu kami dapuk menjadi narsum. Dan kami berterima kasih sekali karena semuanya masih gratis!

Apa yang sudah dicapai selama hampir setahun ini?

Tentu saja pencapaian terbesar adalah bisa bertahan hingga 30 episode. Hal ini bukan perkara mudah. Mencari waktu untuk merekam di antara jadwal kami bertiga yang cukup sibuk sungguh butuh trik tersendiri. Belum lagi mencocokkkan dengan jadwal narasumber yang pastinya punya kesibukan luar biasa.

Walaupun belum genap berusia setahun, podcast kami pernah beberapa kali diajak kolaborasi. Salah satunya adalah podcast mengenai krisis iklim bekerja sama dengan European Union dalam rangkaian acara Climate Diplomacy Week. Beberapa kerja sama berikutnya masih kami godok dan semoga menghasilkan hal-hal menarik berikutnya.

Beberapa waktu lalu, saya mewakili MariBerjudi juga diundang jadi salah satu narasumber acara Podcast Party yang dihelat KBRPrime dari Kantor Berita Radio. Saya anggap ini sebuah pencapaian, karena podcast kami yang masih baru daan pendengarnya kalah jauh secara jumlah bisa bersanding dengan podcast Kata Puan punya Serafina Stefany Chandra dan podcast horor Do You See What I See? oleh Mizter Popo.

Apa rencana berikutnya?

Kami sedang menyiapkan season ketiga dengan format lebih menarik. Dalam season baru yang akan segera disiapkan untuk pendengar, kami membuat podcast dalam seri-seri isu tertentu, misalkan isu seni dengan jumlah 4 episode menggandeng 4 narasumber berbeda dengan sub-topik yang saling melengkapi.

Bagaimana cara menikmati podcast MariBerjudi?

Podcast kami bisa ditemukan di Spotify, Anchor, dan 8 platform lainnya. Untuk Spotifi silakan klik link berikut ini: https://open.spotify.com/show/1oMsYsbB7F2ARgBoGXub9i?si=LrnqbgsOSQuv0jhPqWlF8w

Jangan lupa juga untuk mengikuti Instagram Podcast MariBerjudi https://www.instagram.com/mariberjudi/

1 thought on “Podcast MariBerjudi – dari Kami Bertiga”

  1. […] Tapi dunia harus terus berputar. Pekerjaan demi pekerjaan harus terus dilakukan agar pendapatan tetap masuk kantong dan perut tetap terisi. Manusia memang beruntung dibekali kemampuan adaptasi yang tinggi. Kegiatan demi kegiatan pun diubah-sesuaikan dalam masa pandemi ini. Semuanya demi menjaga agar tetap produktif dari rumah. Tak terkecuali podcast kami, MariberJuDi. […]

    Like

Leave a comment